Tuntut Pembayaran Gaji, Petugas Kebersihan RSUD TGK Chik Ditiro dipecat

Elmadani.co.id | Sigli – belasan petugas kebersihan atau cealing service(CS)di rumah sakit umum daerah (RSUD) Tgk chik ditiro sigli,datang dan mengadukan nasib mereka ke kantor bupati Pidie,,senin (19/4/2021).

Mereka mengadukan menajemen rumah sakit tersebut yang memecat mereka lantaran mereka melakukan aksi mogok kerja selama beberapa hari dalam pekan ini,dalam rangka menuntut pembayaran gaji.

Koordinator aksi,Rusli(51) menceritakan ,aksi mogok kerja tersebut dilakukan karena menajemen pihak rumah sakit tidak kunjung membayar gaji mereka sebesar Rp 600 ribu perbulan nya,dan sudah tertunggak selama tiga bulan.

Alasan kami mogok,kami menuntut gaji kami dari bulan februari dan maret 2021 dibayar kan dan kami butuh uang muegang ramadhan ,kata Rusli.
Aksi mogok kerja itu di mulai 10 april hingga 12 april kemarin.

Rusli juga mengaku bahwa pihak nya telah menjumpai menajemen pihak rumah sakit,dan pihak rumah sakit berjanji akan membayar mereka dalam waktu dekat ini.pihak rumah sakit akhir nya menunai kan upah seluruh tenaga CS pada senin 12 april 2021 kemarin,tapi hanya untuk gaji satu bulan yaitu bulan februari ,selebih nya akan di upaya kan kembali.

Tapi saat ke esokan harinya kami ingin bekerja,kami di minta oleh pihak rumah sakit untuk pulang ,karena kami sudah di pecat secara sepihak..sambung Rusli.

Dihadapan sekertaris daerah(Sekda) pidie Idhami,pihak peserta aksi mengadu agar pihak rumah sakit membayarkan hak hak mereka yang tertunggak tersebut.
Selain itu,mereka menuntut supaya mereka bisa melanjutkan kerja di rumah sakit tersebut.

Kami juga meminta DPRK pidie untuk melakukan pengawasan BLUD RSUD Tgk chik ditiro,ujar nya.

Aksi itu juga mendapat dukungan dari Himpunan mahasiswa islam(MHI) dan Lembaga bantuan hukum(LBH) banda aceh.

Sekda pidie Idhami,yang menjumpai peserta aksi ,memastikan hak hak tenaga CS yang belum ditunai kan akan dibayar kan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Ia bahkan memastikan ,upah tenaga kebersihan rumah sakit yang dialokasikan dari dana alokasi umum(DAU)tetap dipertahankan sampai 2021,kendati nya banyak mata anggaran yang harus fi sesuaikan untuk refucusing untuk penanganan covid- 19.

Tapi untuk tuntutan bisa kembali bekerja sebagai tenaga kebersihan di rumah sakit daerah,itu akan di upayakan dan nanti kami akan panggil menajemen pihak rumah sakit,”tutup Idhami….

RASYIDIN…elmadani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.