Sekretaris Partai Golkar Bol-Tim Rukli Ginoga Foto Bersama Tantowi Yahya Saat Acara Munas.

Di Bawah Komando Ny.Hj.Sumardia Modeong Dan Jajaranya, Golkar Bol-Tim Tetap Solid

Bol-Tim ||El-Madani, Dampak dari Pandemik Corona Virus Deasiase (Covid-19) berpengaruh pada tingkat konsolidasi Partai. Dalam beberapa waktu ini, secara merata di seluruh Negara hampir tak kelihatan kegiatan mengupulkan orang banyak, keberadaan ini membuat beberapa agenda Partai Politik terlebih dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia tengah mempersiapkan Agenda Pilkada, tertunda.
Sekretaris Partai Golkar Bolaang Mongondow Timur Drs.Rukli Ginoga menapik tudingan bahwa Partai Golkar Bol-Tim dalam keadaan krisis kepemimpinan, kabar ini tidak benar, hingga hari ini di bawah Kepemimpinan Ny.Hj.Sumardia Modeong, Jajaran Pengurus hingga ke tingkat Ranting tetap solid. Lanjutnya lagi, memang dalam beberapa waktu ini bahkan sudah hampir dua bulanan Partai belum melakukan kegiatan berupa Rapat mengumpul Pengurus atau orang maupun dengan sebutan konsolidasi Partai, semua mengetahui bahwa sekarang ini lagi giatnya Pemerintah melakukan kegiatan penanggulangan memutus rantai penyebaran Covid-19, jadi terfokus pada kegiatan tersebut, jelas Rukli Ginoga.
Di lanjutkannya lagi, bahwa memang benar dalam waktu dekat ini Partai Golkar Bol-Tim akan melakukan Musda Kabupaten Kota atas dasar rujukan dari Provinsi, maka di dalamnya termasuk Bol-Tim akan melaksanakan itu, tujuannya adalah kembali memilih Ketua Partai Golkar Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, maka disitulah akan muncul Kaders-kaders Partai Golkar ikut dalam pertarungan perebutan Ketua Partai, tidak menutup kemungkinan Ny.Hj.Sumardia Modeong akan ikut kembali dalam perebutan itu, sebab tidak ada larangan untuk masuk kedalam bursa Calon Ketua kembali. Kemudian langkah awal di lakukan adalah pembentukan kepanitiaan sesudah mendapatkan rujukan dari setingkat diatasnya, sehingganya tatkala sudah ada persiapan tersusun, tentunya dalam penerimaan para kandidat harus memenuhi persyaratan atau kriteria sebagai Calon Ketua, di antaranya adalah Pengus Partai kurang lebih lima Tahun berturut turut dari semua jenjang, siap meluangkan waktu bekerja sama dengan pengurus lainnya, dan berikut dia mampu menkonsolidasikan Partai kedepan, sebab tidak menutup kemungkinan akan ada Kaders mudah, tentunya di nilai dari tingkat kemampuannya dalam mengembangkan Partai Kedepan, kemudian bersedia dan memiliki waktu yang cukup untuk Partai. Intinya siapa saja maju sebagai kandidat, dia harus mampu dan punyai kedekatan dengan Pengurus Tingkat Kecamatan, sebab merekalah pemilik suara, jelas Rukli Ginoga. (sutimin tubuon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.